Optimalkan Serapan Anggaran 2026, MAN 1 Kota Gorontalo Gelar Bedah DIPA di Bone Bolango
Gorontalo – Dalam upaya memperkuat tata kelola keuangan dan memastikan efektivitas penggunaan anggaran negara, MAN 1 Kota Gorontalo menggelar rapat koordinasi bertajuk "Identifikasi Masalah Perencanaan Anggaran dan Rencana Penggunaan Dana Tahun 2026". Kegiatan strategis ini dilaksanakan pada Jumat (30/01/2026) bertempat di Onato Resto, Danau Perintis, Kabupaten Bone Bolango.
Pertemuan ini menjadi tindak lanjut resmi atas terbitnya Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2026. Agenda utama difokuskan pada bedah petikan DIPA, identifikasi potensi kendala pelaksanaan, hingga penyusunan strategi efisiensi anggaran guna menjamin optimalisasi penyerapan dana sejak awal tahun.
Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Karjianto, menegaskan bahwa ketepatan perencanaan merupakan kunci utama dalam mendukung kualitas pendidikan di madrasah.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dalam DIPA 2026 dikelola secara transparan dan berorientasi pada output yang jelas. Bedah anggaran ini penting agar seluruh program kerja madrasah, baik akademik maupun sarana prasarana, memiliki dukungan finansial yang terencana dan disiplin sejak awal tahun," ujar Karjianto.
Kegiatan ini menghadirkan jajaran pimpinan inti, mulai dari para Wakil Kepala Madrasah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Bendahara, hingga Tim Pengembang Madrasah dan Operator Modul Anggaran. Setiap unit diwajibkan membawa draf Rincian Anggaran Biaya (RAB) serta Rencana Penarikan Dana (RPD) bulanan untuk disinkronkan dengan target kinerja lembaga.
Kepala Urusan Tata Usaha MAN 1 Kota Gorontalo, Taufik S. Djuma, menekankan pentingnya telaah mendalam terhadap alokasi anggaran yang telah ditetapkan.
"Fokus kami adalah pada kedisiplinan anggaran. Melalui rapat ini, kami memetakan kendala teknis lebih dini agar proses pengadaan dan pelaksanaan program tidak terhambat. Harapannya, seluruh lini pengelola keuangan memiliki pemahaman yang seragam dalam menerapkan prinsip efisiensi dan akuntabilitas," jelas Taufik.
Rapat koordinasi ini diharapkan menghasilkan dokumen perencanaan yang solid sebagai panduan operasional madrasah sepanjang tahun 2026, sehingga seluruh target kinerja yang telah direncanakan dapat tercapai secara maksimal.
Pelaksanaan bedah DIPA di luar lingkungan madrasah ini juga dimaksudkan untuk memberikan suasana diskusi yang lebih fokus dan intensif bagi para pengambil kebijakan. Dengan perencanaan yang matang, MAN 1 Kota Gorontalo optimis dapat mempertahankan predikat sebagai lembaga pendidikan dengan tata kelola administrasi dan keuangan yang unggul di Provinsi Gorontalo.


0 Comments