Pertajam Literasi Media, 10 Siswa MAN 1 Kota Gorontalo Ikuti Temu Jurnalis Bersama Tokoh Pers Nasion
GORONTALO – Sebanyak 10 siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Gorontalo mempertajam kemampuan literasi media mereka melalui forum Temu Jurnalis yang berlangsung di Markas Jurnalis Gorontalo pada Senin (13/06/2026). Keikutsertaan delegasi madrasah ini menjadi langkah konkret dalam mencetak generasi muda yang kritis dan cakap digital.
Kegiatan edukatif ini diinisiasi secara kolaboratif oleh Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), dan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Gorontalo. Selain 10 pelajar dari MAN 1 Kota Gorontalo, agenda ini juga menarik minat siswa SMA sederajat serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Gorontalo.
Fokus utama dalam pertemuan ini membedah secara mendalam mengenai Kode Etik Jurnalistik (KEJ) serta pasal-pasal hukum yang mengatur profesi kewartawanan di Indonesia. Pemahaman regulasi ini dinilai sangat krusial bagi generasi muda untuk menjembatani teori dasar jurnalisme dengan realitas kerja media di lapangan saat ini.
Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Karjianto, memberikan dukungan penuh atas keterlibatan aktif siswanya dalam forum bersama para praktisi media senior tersebut. Ia menilai ruang edukasi luar kelas seperti ini sangat mahal nilainya.
"Kami mengirimkan 10 siswa terbaik yang aktif di bidang mading dan literasi madrasah. Di era gempuran informasi dan maraknya hoaks saat ini, pemahaman tentang Kode Etik Jurnalistik adalah benteng utama bagi siswa. Kami berharap sekembalinya dari forum ini, mereka dapat menjadi motor penggerak literasi digital yang sehat di lingkungan madrasah," ujar Karjianto.
Selama jalannya forum, para peserta mendapatkan pemaparan materi mengenai landasan hukum pers, pasal perlindungan jurnalis, hingga batasan etis dalam memproduksi konten digital yang sehat dan bertanggung jawab. Forum dirancang interaktif agar siswa dan mahasiswa bisa langsung berdialog dengan para jurnalis senior.
Guru pendamping MAN 1 Kota Gorontalo, Dinda Lathifah, yang ikut mengawal jalannya kegiatan, mengungkapkan rasa bangganya melihat antusiasme dan keberanian para siswa dalam sesi diskusi.
"Alhamdulillah, anak-anak kami sangat aktif selama forum berlangsung. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan mereka saat ini, terutama mengenai bagaimana memproduksi informasi yang bertanggung jawab di media sosial. Pengalaman langsung berdialog dengan tokoh pers nasional ini tentu menjadi suntikan motivasi yang luar biasa bagi bidang literasi di MAN 1 Kota Gorontalo," tutur Dinda Lathifah.
Ketua Umum IJTI Pusat, H. Herik Kurniawan, S.Sos., M.I.Kom., yang hadir langsung dalam agenda tersebut memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat generasi muda Gorontalo dalam memahami dunia jurnalistik di tengah kompleksitas informasi digital. Di akhir acara, ia menitipkan pesan penting kepada seluruh peserta.
"Saya berharap melalui kegiatan ini, siswa dan mahasiswa dapat terus menjunjung tinggi etika, menjaga independensi, serta menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi yang terpercaya bagi masyarakat," tegas Herik Kurniawan saat menutup arahannya.
Dengan keterlibatan aktif 10 siswa dalam forum strategis ini, MAN 1 Kota Gorontalo tidak hanya sekadar melahirkan generasi yang cakap berliterasi, melainkan telah mempersiapkan para agen perubahan yang siap menavigasi derasnya arus informasi digital secara kritis, etis, dan bertanggung jawab demi kemajuan peradaban bangsa.
Sultan


0 Comments