Tahta Siswa MAN 1 Kota Gorontalo Wakili Indonesia di Ajang Internasional Santri Mendunia
Gorontalo Jumat, 24/01/2025 - Tahta Mardhotillah Kasim, siswa MAN 1 Kota Gorontalo, kembali mengharumkan nama madrasah dengan terpilih sebagai satu-satunya delegasi Indonesia dari Provinsi Gorontalo di ajang bergengsi International Conference Santri Mendunia. Kegiatan ini berlangsung selama enam hari, mulai dari 15 hingga 20 Januari 2025, di tiga negara Thailand, Singapura, dan Malaysia.
Kesempatan emas ini diraih Tahta setelah berhasil melewati proses seleksi ketat yang melibatkan peserta dari seluruh Indonesia. Prestasinya mendapat perhatian dan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Gorontalo, termasuk Gubernur Gorontalo dan sejumlah pejabat lainnya. Mereka memberikan apresiasi tinggi kepada Tahta sebagai representasi Gorontalo di tingkat internasional.
Dalam rangkaian kegiatan konferensi, Tahta mempresentasikan artikel ilmiah yang telah disusunnya, menampilkan gagasan dan perspektif santri Indonesia di hadapan peserta internasional. Selain itu, ia juga mengikuti kunjungan resmi ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di masing-masing negara, serta mengunjungi salah satu percetakan Al-Qur'an terbesar kedua di dunia.
Agenda konferensi juga diwarnai dengan pengenalan budaya dari masing-masing negara peserta, memberikan Tahta kesempatan untuk memperkenalkan budaya Indonesia, khususnya Gorontalo, kepada dunia. Tahta dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke kementerian di negara-negara tersebut sebagai bagian dari misinya sebagai "santri mendunia."
"Mengikuti International Conference Santri Mendunia adalah pengalaman luar biasa. Saya bangga bisa membawa nama MAN 1 Kota Gorontalo dan Indonesia, belajar banyak dari presentasi ilmiah, kunjungan diplomatik, dan interaksi budaya. Semoga ini menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk berprestasi di kancah internasional." Ujar Tahta
Keikutsertaan Tahta dalam International Conference Santri Mendunia tidak hanya menjadi kebanggaan bagi MAN 1 Kota Gorontalo, tetapi juga menginspirasi generasi muda, khususnya para santri, untuk terus mengembangkan potensi dan berkontribusi di panggung global. Dengan semangat juang dan doa, Tahta membawa misi besar, membuktikan bahwa santri Indonesia mampu berperan aktif dalam membangun peradaban dunia.


0 Comments