Training Leadership Skills di MAN 1 Kota Gorontalo: Cetak Pemimpin Muda Berjiwa Dakwah dan Berkarakt
Gorontalo, 29 Juli 2025 – Dalam upaya membentuk karakter kepemimpinan yang kuat, Islami, dan berintegritas, MAN 1 Kota Gorontalo kembali menyelenggarakan kegiatan Training Leadership Skills (TLS) bagi calon pengurus Organisasi Rohani Islam (Rohis) Al-Kahfi. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 15.00 WITA di Ruang Tamu Asrama Madrasah.
Dengan mengangkat tema "Bangkitkan Jiwa Kepemimpinan, Satukan Hati dalam Dakwah", kegiatan ini menjadi momentum penting dalam proses kaderisasi calon pemimpin Rohis MAN 1 Kota Gorontalo. Mereka yang hadir adalah wajah-wajah baru yang dipersiapkan menjadi garda terdepan dakwah pelajar di lingkungan madrasah.
Hadir dalam kegiatan ini Pembina OSIS/MPK Roswan Manto, S.Pd., Pembina Rohis Al-Kahfi Fitri Uno, serta Ketua Rohis, Wahyu Jusuf, yang sekaligus memberikan motivasi dan arahan kepada para peserta.
Dalam sambutannya, Roswan Manto menegaskan bahwa Training Leadership Skills bukan hanya sekadar agenda rutin organisasi, tetapi menjadi wadah untuk menumbuhkan potensi kepemimpinan yang berdampak.
“Kita butuh calon pemimpin yang tidak hanya mampu berbicara, tetapi bisa memberi perubahan. TLS ini adalah ajang pembuktian bahwa setiap dari kalian punya potensi luar biasa untuk menjadi pemimpin yang mampu membawa kebaikan,” ujarnya.
Sementara itu, Pembina Rohis Fitri Uno menekankan bahwa kepemimpinan yang dibangun melalui kegiatan ini tidak hanya fokus pada aspek intelektual, tetapi juga spiritual.
“TLS ini adalah sarana untuk mencetak kader pemimpin yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga kuat secara spiritual. Ini penting untuk menghadirkan pemimpin yang seimbang dan berakhlak,” jelasnya.
Ketua Rohis Al-Kahfi, Wahyu Jusuf, juga turut memberi inspirasi kepada peserta dengan menjelaskan makna mendalam dari kepemimpinan dalam konteks dakwah dan pembentukan karakter.
“Kepemimpinan itu bukan hanya soal organisasi. Di Rohis ini, kita belajar tentang karakter, cara berpikir, dan bertindak. TLS ini adalah awal untuk membangun kesadaran spiritual di tengah kehidupan pelajar,” ungkap Wahyu.
Kegiatan ini berlangsung penuh semangat dan antusiasme. Peserta mengikuti sesi diskusi, refleksi nilai kepemimpinan Rasulullah, serta perenungan spiritual yang dipadukan dengan semangat ukhuwah Islamiyah. Nilai-nilai seperti qana’ah, amanah, dan tanggung jawab ditanamkan sejak dini sebagai pondasi dasar dalam mengemban amanah organisasi.
Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Karjianto, menyambut positif pelaksanaan TLS ini sebagai bagian dari proses pembinaan kepemimpinan pelajar yang sejalan dengan visi madrasah.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Rohis adalah ruang penting untuk melatih jiwa kepemimpinan yang berlandaskan akhlak. Madrasah hadir tidak hanya mencetak siswa berprestasi secara akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang mampu menjadi pemimpin masa depan dengan nilai-nilai keislaman yang kuat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Karjianto menambahkan bahwa madrasah akan terus memberikan ruang pengembangan diri melalui organisasi pelajar, karena dari sanalah muncul calon-calon pemimpin yang siap menghadapi tantangan zaman dengan nilai, ilmu, dan akhlak.
Dengan semangat TLS, para peserta diyakini siap menapaki perjalanan dakwah dan kepemimpinan yang lebih luas, membangun masa depan dengan nilai, komitmen, dan dedikasi.


0 Comments