<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> 
  <rss version="2.0"><channel> 
				<title>RSS Portal Resmi MAN 1 Kota Gorontalo</title> 
				<description>Menyajikan berita terbaru, tercepat, dan terpercaya seputar MAN 1 Kota Gorontalo.</description>
				<link></link> 
				<language>id-id</language><item>
						                <title>Sinergi Berkelanjutan, MAN 1 Kota Gorontalo Kembali Terima Delegasi Mahasiswa PPL IAIN Sultan Amai</title>
						                <link>https://man1kotagorontalo.sch.id/berita/detail/sinergi-berkelanjutan-man-1-kota-gorontalo-kembali-terima-delegasi-mahasiswa-ppl-iain-sultan-amai</link>
						                <description>GORONTALO – Kolaborasi akademik antara MAN 1 Kota Gorontalo dan IAIN Sultan Amai Gorontalo kembali berlanjut. Untuk kesekian kalinya dalam agenda tahunan yang rutin dilaksanakan, madrasah unggulan ini resmi menerima 12 mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) pada Kamis (09/04/2026). Prosesi penerimaan yang berlangsung di Media Center tersebut menegaskan posisi MAN 1 sebagai mitra strategis dalam pengembangan calon pendidik profesional.



Tahun ini, 12 mahasiswa yang diutus berasal dari empat program studi di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, yakni Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), dan Manajemen Pendidikan Islam (MPI).

Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Karjianto, mengungkapkan bahwa kemitraan tahunan ini merupakan bentuk komitmen madrasah dalam mendukung peningkatan kualitas lulusan perguruan tinggi di Gorontalo.

"Penerimaan mahasiswa PPL ini sudah menjadi agenda rutin hampir setiap tahunnya di MAN 1 Kota Gorontalo. Kami memandang kerja sama berkelanjutan ini sangat penting karena kami memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan &#39;ruang praktik&#39; yang standar bagi calon guru. Kepercayaan IAIN Sultan Amai yang terus memilih madrasah ini sebagai lokasi praktik adalah amanah yang kami jaga dengan pendampingan guru pamong yang profesional," ujar Karjianto.

Pemilihan MAN 1 Kota Gorontalo sebagai lokasi PPL secara berulang setiap tahun menunjukkan bahwa madrasah ini dinilai sukses dalam memberikan ekosistem belajar yang ideal bagi mahasiswa. Plh. Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Yahya Polontalo, saat menerima mahasiswa secara resmi, menekankan bahwa rutinitas tahunan ini harus diikuti dengan peningkatan kualitas interaksi antara mahasiswa dan siswa.

"Karena ini adalah program tahunan yang sudah mapan, kami berharap para mahasiswa tahun ini bisa lebih cepat beradaptasi. Kalian masuk ke lingkungan yang sudah terbiasa membimbing praktikan. Jadikan kesempatan ini untuk tidak hanya sekadar menggugur kewajiban kampus, tapi benar-benar menyerap budaya kerja di madrasah unggulan," tegas Yahya Polontalo.

Dari sisi kurikulum, kehadiran mahasiswa PPL setiap tahunnya selalu membawa warna baru melalui inovasi metode pengajaran yang mereka bawa dari kampus. Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang Akademik, Fitri I. Salilama, menjelaskan bahwa madrasah tetap melakukan sinkronisasi agar kehadiran mahasiswa tetap selaras dengan target pencapaian kurikulum madrasah.

"Sesuai tradisi tahun-tahun sebelumnya, kami telah memetakan penempatan mahasiswa berdasarkan rumpun mata pelajaran. Kami mendorong adik-adik mahasiswa untuk berinovasi, membawa metode baru yang segar ke dalam kelas, namun tetap di bawah supervisi ketat guru pamong. Sinergi ini yang selalu membuat program PPL tahunan di MAN 1 memberikan dampak positif bagi kedua belah pihak," jelas Fitri I. Salilama.

Dengan resmi dibukanya program PPL tahun 2026 ini, diharapkan 12 mahasiswa tersebut dapat meneruskan tongkat estafet kesuksesan para pendahulu mereka. Kerjasama tahunan yang harmonis antara MAN 1 Kota Gorontalo dan IAIN Sultan Amai Gorontalo ini diharapkan terus menjadi pilar utama dalam mencetak guru-guru masa depan yang kompeten di Provinsi Gorontalo.
</description>
					                </item><item>
						                <title>Bukan Sekadar Bicara, FLS dan Duta Literasi MAN 1 Kota Gorontalo Kupas Tuntas Seni Pidato Berkelas d</title>
						                <link>https://man1kotagorontalo.sch.id/berita/detail/bukan-sekadar-bicara-fls-dan-duta-literasi-man-1-kota-gorontalo-kupas-tuntas-seni-pidato-berkelas-da</link>
						                <description>GORONTALO – Perpustakaan At-Ta&#39;lim MAN 1 Kota Gorontalo menjadi pusat pengembangan bakat komunikasi bagi generasi muda pada Sabtu, 4 April 2026. Melalui program bertajuk Gema Literasi, Forum Literasi Siswa (FLS) bersama Duta Literasi madrasah setempat sukses menyelenggarakan ajang inklusif yang terbuka bagi masyarakat umum guna mengasah kemahiran dalam berpidato.



Kegiatan ini menghadirkan jajaran pemateri berkualitas yang memberikan bimbingan intensif bagi para peserta yang ingin mempertajam kepercayaan diri di depan publik. Gema Literasi dikemas dalam dua rangkaian utama, yakni sesi PELITA (Penyaluran Literasi & Inovasi Terampil) yang membedah tuntas mengenai sistematika pidato yang runut dan efektif, serta sesi diskusi buku yang mengulas karya Andrea Hirata berjudul Guru Aini.

Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Karjianto, memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan yang diinisiasi oleh para siswanya tersebut. Menurutnya, penguasaan teknik pidato merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki siswa sebagai calon pemimpin masa depan.

"Kami sangat mendukung Gema Literasi sebagai wadah aktualisasi diri. Kemampuan menyampaikan gagasan melalui pidato yang sistematis bukan sekadar keterampilan bicara, melainkan cerminan kedalaman berpikir. Dengan memahami struktur pidato yang benar dan mendalami literasi melalui diskusi buku, siswa sedang membangun pondasi intelektual yang kuat," ujar Karjianto.

Senada dengan hal tersebut, Pembina Forum Literasi Siswa, Megawaty Harun, yang turut mendampingi jalannya acara, menekankan pentingnya korelasi antara teknik berbicara dan penguasaan materi bacaan bagi seorang pembicara.



"Tujuan utama kami adalah memfasilitasi siapa saja yang ingin menguasai seni berpidato. Namun, pidato yang berbobot memerlukan wawasan yang luas. Itulah mengapa kami menyandingkan pelatihan sistematika pidato dengan diskusi buku Guru Aini. Kami ingin para peserta menyadari bahwa kemampuan pidato yang memukau selalu berakar dari kebiasaan membaca yang kuat," ungkap Megawaty.

Melalui sinergi antara pelatihan teknis dan bedah literatur ini, Gema Literasi diharapkan mampu menjadi pemantik bagi masyarakat umum, khususnya para pelajar di Gorontalo, untuk lebih percaya diri dalam menyampaikan pesan dan menjadikan buku sebagai referensi utama dalam setiap tutur kata.
</description>
					                </item><item>
						                <title>Pramuka MAN 1 Kota Gorontalo Gelar AURA, Ajak Siswa Peduli Lingkungan Sejak Dini</title>
						                <link>https://man1kotagorontalo.sch.id/berita/detail/pramuka-man-1-kota-gorontalo-gelar-aura-ajak-siswa-peduli-lingkungan-sejak-dini</link>
						                <description>Gorontalo — Gerakan Pramuka MAN 1 Kota Gorontalo menggelar kegiatan bertajuk AURA (Ayo Urai Sampah, Selamatkan Bumi) pada Sabtu, 4 April 2026. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan sekaligus mendorong mereka menjadi agen perubahan dalam mencegah kerusakan lingkungan.



Kegiatan berlangsung di lingkungan madrasah dengan melibatkan seluruh anggota Pramuka dan dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Gorontalo.

Kegiatan AURA diawali dengan sesi pemberian materi oleh perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Gorontalo. Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai dampak sampah terhadap lingkungan, cara pengelolaan sampah yang benar, serta pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kelestarian alam.

Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan kerja bakti di sekitar area madrasah. Para siswa tampak antusias membersihkan lingkungan, memilah sampah, serta menata area sekolah agar lebih bersih dan nyaman. Kegiatan ini tidak hanya menjadi aksi nyata, tetapi juga sarana pembelajaran langsung bagi siswa. Sebagai penutup, peserta mengikuti kegiatan pembuatan hasta karya dari bahan daur ulang.

Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan sampah menjadi barang yang bernilai guna.



Ketua Pramuka MAN 1 Kota Gorontalo, Azzam Ez. Lihawa menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran lingkungan di kalangan siswa. “Kami berharap kegiatan AURA ini bisa membuka kesadaran teman-teman semua bahwa menjaga lingkungan itu penting dan harus dimulai dari diri sendiri. Hal sederhana seperti membuang dan memilah sampah dengan benar bisa memberikan dampak besar,” ujarnya.

Sugeng Santosa selaku pembina Pramuka Man 1 Kota Gorontalo juga menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu membentuk kebiasaan baik di kalangan siswa. “Melalui AURA, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan itu bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama, dimulai dari hal kecil,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Karjianto, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun karakter peduli lingkungan pada siswa. Kami berharap AURA tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi mampu membentuk kebiasaan baik yang terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Dengan terlaksananya kegiatan AURA, diharapkan seluruh siswa semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dan mampu menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.
</description>
					                </item><item>
						                <title>MAN 1 Kota Gorontalo Resmi Lepas Angkatan 10 dalam Seremonial Launching yang Khidmat</title>
						                <link>https://man1kotagorontalo.sch.id/berita/detail/man-1-kota-gorontalo-resmi-lepas-angkatan-10-dalam-seremonial-launching-yang-khidmat</link>
						                <description>GORONTALO – Suasana khidmat menyelimuti lapangan utama Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Gorontalo pada Senin (6/4/2026) pagi. Seluruh civitas akademika berkumpul untuk mengikuti upacara resmi peluncuran (launching) nama angkatan ke-10 yang secara simbolis menandai fase akhir perjalanan akademik siswa kelas 12 di madrasah tersebut.



Dalam prosesi tersebut, nama "Thalaviora" diumumkan sebagai identitas resmi bagi angkatan ke-10. Upacara ini diikuti oleh ratusan siswa kelas 12 yang bertindak sebagai pelaksana upacara, serta dihadiri oleh jajaran guru, staf tata usaha, dan seluruh siswa kelas 10 dan 11. Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Karjianto, yang bertindak langsung sebagai pembina upacara, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi siswa kelas 12 selama menempuh pendidikan.

Launching Angkatan 10 ini adalah representasi dari dedikasi dan kerja keras selama tiga tahun terakhir. Saya berpesan kepada seluruh anak-anakku kelas 12, jadilah wajah madrasah yang santun dan berprestasi di luar sana. Gelar angkatan ini harus dibarengi dengan tanggung jawab moral untuk menjaga integritas di manapun kalian melanjutkan studi nanti," tegas Karjianto di hadapan peserta upacara.

Lebih lanjut, upacara ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat solidaritas internal sebelum para siswa menghadapi ujian akhir dan melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi. Penamaan angkatan ini diharapkan mampu membangun ikatan emosional yang erat antar-alumni di masa depan.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama antara kepala madrasah, dewan guru, dan seluruh anggota angkatan Thalaviora. Keceriaan nampak di wajah para siswa saat mengabadikan momen kebersamaan tersebut sebagai kenang-kenangan fisik dari perjalanan tiga tahun mereka di MAN 1 Kota Gorontalo.

 

Amaira
</description>
					                </item><item>
						                <title>Perkuat Barisan Guru Profesional, Delapan Pendidik MAN 1 Kota Gorontalo Terima SK Kenaikan Pangkat</title>
						                <link>https://man1kotagorontalo.sch.id/berita/detail/perkuat-barisan-guru-profesional-delapan-pendidik-man-1-kota-gorontalo-terima-sk-kenaikan-pangkat</link>
						                <description>GORONTALO – Kabar membanggakan datang dari korps tenaga pendidik Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Gorontalo. Sebanyak delapan guru senior resmi menerima Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat yang diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Gorontalo, Misnawaty S. Nuna, pada Rabu (01/04/2026).



Prosesi penyerahan yang berlangsung di Mushala Kantor Kementerian Agama Kota Gorontalo ini menandai peningkatan jenjang karier dan kompetensi profesional para guru tersebut. Kenaikan pangkat ini merupakan bentuk apresiasi negara atas dedikasi, masa bakti, serta pemenuhan persyaratan akademik dan publikasi ilmiah yang telah ditempuh oleh para tenaga pendidik madrasah.

Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Karjianto, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian kolektif staf pengajarnya. Ia menilai kenaikan pangkat ini akan berdampak langsung pada penguatan mutu pendidikan di madrasah.

"Kenaikan pangkat delapan guru kami adalah bukti nyata profesionalisme yang terus terjaga di MAN 1 Kota Gorontalo. Ini bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan amanah baru untuk meningkatkan kualitas pengajaran. Dengan semakin banyaknya guru di jenjang golongan IV, madrasah kami semakin kokoh dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi siswa," ujar Karjianto.

Daftar penerima SK kali ini didominasi oleh para guru yang berhasil menembus pangkat Pembina Tingkat I (IV/b) hingga Pembina Utama Muda (IV/c). Nama-nama seperti Yusuf Bagu, M.Pd. dan Dr. Isnawita Mokodompit, M.Pd. sukses meraih pangkat IV/c. Sementara itu, lima guru lainnya resmi menyandang pangkat IV/b, serta dua guru naik ke pangkat IV/a.



Dari sisi administrasi kepegawaian, Kepala Urusan (Kaur) Tata Usaha MAN 1 Kota Gorontalo, Taufik S. Djuma, menjelaskan bahwa proses kenaikan pangkat ini telah melalui verifikasi yang ketat dan transparan.

"Kami di bagian tata usaha memastikan seluruh proses administrasi dan berkas pendukung para guru terkelola dengan baik hingga terbitnya SK ini. Kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi bagi delapan guru ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi ASN lainnya di lingkungan madrasah untuk terus tertib administrasi dan produktif dalam menjalankan tugas kedinasan," tutur Taufik S. Djuma.

Daftar Lengkap Guru Penerima SK Kenaikan Pangkat: Yusuf Bagu, M.Pd. (Naik ke IV/c) Dr. Isnawita Mokodompit, S.Pd., M.Pd. (Naik ke IV/c) Iyam Idrus, S.Pd. (Naik ke IV/b) Fadly Ibrahim, M.Pd. (Naik ke IV/b) Syam&#39;un Ibrahim, S.S., M.Pd.I. (Naik ke IV/b) Salma Salamun, S.Ag., M.Pd.I. (Naik ke IV/b) Yulinda Wahyuni Anis, S.Pd.I., M.Pd. (Naik ke IV/a) Fitri Uno, S.Pd. (Naik ke IV/a)

Kepala Kantor Kemenag Kota Gorontalo, Misnawaty S. Nuna, dalam arahannya berharap agar para guru yang naik pangkat dapat menjadi teladan bagi rekan sejawat lainnya. Keberhasilan delapan guru MAN 1 Kota Gorontalo ini diharapkan mampu memperkuat posisi madrasah tersebut sebagai institusi pendidikan unggulan dengan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi dan kompetitif di Provinsi Gorontalo.
</description>
					                </item><item>
						                <title>Perkuat Literasi Kemanusiaan, Delegasi MAN 1 Kota Gorontalo Hadiri Penguatan Kapasitas HAM Bersama M</title>
						                <link>https://man1kotagorontalo.sch.id/berita/detail/perkuat-literasi-kemanusiaan-delegasi-man-1-kota-gorontalo-hadiri-penguatan-kapasitas-ham-bersama-me</link>
						                <description>GORONTALO – Sejumlah siswa dan guru pendamping perwakilan MAN 1 Kota Gorontalo turut menjadi bagian dari 5.000 peserta dalam ajang bergengsi Penguatan Kapasitas Hak Asasi Manusia (HAM) bagi masyarakat Provinsi Gorontalo, Rabu (01/04/2026). Kegiatan yang diinisiasi oleh Kementerian Hak Asasi Manusia RI ini dipusatkan di Auditorium Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

Forum berskala besar ini menghadirkan Menteri HAM RI, Natalius Pigai, sebagai narasumber utama. Agenda ini turut dihadiri oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, serta Rektor UNG, Eduart Wolok, yang bersama-sama menekankan pentingnya penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan HAM di sektor pendidikan serta komunitas pelaku usaha.

Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Karjianto, menegaskan bahwa kehadiran delegasi madrasah dalam forum ini merupakan langkah strategis untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan sejak dini kepada para siswa.

"Kami mengapresiasi undangan dari Kementerian HAM. Kehadiran siswa kami di sini adalah upaya nyata untuk memperluas cakrawala mereka mengenai penegakan hak asasi. Sebagai madrasah unggulan, kami ingin lulusan MAN 1 Kota Gorontalo tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran hukum dan empati yang tinggi terhadap hak-hak dasar manusia di lingkungan masyarakat," ujar Karjianto.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.30 WITA ini memberikan kesempatan langka bagi para siswa untuk berdialog dan mendengarkan langsung arah kebijakan dari Menteri HAM. Materi yang disampaikan fokus pada partisipasi aktif masyarakat dalam pemajuan HAM, sebuah kompetensi kewarganegaraan yang sangat relevan dengan kurikulum pendidikan saat ini.

Plh. Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Yusuf Bagu, yang memantau langsung kesiapan keberangkatan delegasi, menyebutkan bahwa keikutsertaan guru pendamping juga bertujuan untuk mensinkronkan pemahaman HAM di lingkungan sekolah.

"Partisipasi ini sangat krusial. Guru pendamping yang hadir diharapkan dapat mentransfer ilmu yang didapat dari Bapak Menteri Natalius Pigai kepada rekan sejawat dan siswa lainnya di madrasah. Penting bagi civitas akademika untuk memahami bahwa penegakan HAM dimulai dari lingkungan terkecil, yakni sekolah, melalui sikap saling menghargai dan perlindungan terhadap sesama," tutur Yusuf Bagu.

Acara ini juga menjadi ajang sinergi antara akademisi, pelajar, dan pemerintah daerah. Kehadiran Gubernur Gusnar Ismail dan Rektor Eduart Wolok mempertegas komitmen kolektif Provinsi Gorontalo dalam menjadi wilayah yang ramah HAM. Bagi para siswa MAN 1 Kota Gorontalo, pengalaman mengikuti kegiatan di level kementerian ini diharapkan mampu meningkatkan rasa percaya diri dan wawasan kebangsaan mereka di tengah dinamika global.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang sesi berlangsung, di mana delegasi MAN 1 Kota Gorontalo tampak aktif menyimak paparan para narasumber. Hasil dari kegiatan ini akan menjadi bahan refleksi dan penguatan karakter bagi seluruh warga madrasah dalam mewujudkan ekosistem pendidikan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
</description>
					                </item><item>
						                <title>Kirim 22 Delegasi Terbaik, MAN 1 Kota Gorontalo Bidik Kursi Paskibraka Tingkat Kota 2026</title>
						                <link>https://man1kotagorontalo.sch.id/berita/detail/kirim-22-delegasi-terbaik-man-1-kota-gorontalo-bidik-kursi-paskibraka-tingkat-kota-2026</link>
						                <description>GORONTALO – Perjuangan menuju formasi Paskibraka Tingkat Kota Gorontalo tahun 2026 resmi dimulai. Sebanyak 22 siswa-siswi pilihan dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Gorontalo dilepas untuk mengikuti rangkaian seleksi calon anggota Paskibraka (Capaska) yang dipusatkan di Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Gorontalo, Rabu (01/04/2026).



Kegiatan seleksi ini dibuka secara resmi melalui upacara pembukaan yang dipimpin langsung oleh Kepala Badan Kesbangpol Kota Gorontalo, Dandi Winardi Datau Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya integritas dan fisik yang prima bagi seluruh peserta yang akan bertarung memperebutkan kuota terbatas untuk upacara hari kemerdekaan mendatang.

Delegasi MAN 1 Kota Gorontalo tahun ini terdiri dari komposisi 10 siswa laki-laki dan 12 siswi perempuan. Mereka dijadwalkan mengikuti seluruh tahapan seleksi yang berlangsung selama sepekan penuh, mulai tanggal 1 hingga 8 April 2026.

Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Karjianto, menegaskan bahwa madrasah memberikan dukungan penuh terhadap keterlibatan siswa dalam organisasi Paskibraka sebagai bagian dari pembentukan jiwa nasionalisme.

"Kami mengirimkan putra-putri terbaik yang telah melalui pembinaan internal yang ketat. Menjadi bagian dari Paskibraka bukan sekadar kebanggaan personal, melainkan bentuk pengabdian kepada negara. Kami berharap delegasi MAN 1 mampu menunjukkan disiplin tinggi dan menjaga nama baik madrasah selama proses seleksi berlangsung," ujar Karjianto di sela-sela pemantauan kegiatan.

 



Selama delapan hari ke depan, para peserta akan diuji melalui berbagai tahapan krusial, meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensia Umum (TIU) untuk mengukur aspek kognitif. Tak hanya itu, ketahanan fisik peserta juga akan diperas melalui tes kesehatan, kesamaptaan, serta uji kemampuan Peraturan Baris Berbaris (PBB).

Pembina Organisasi Paskibra MAN 1 Kota Gorontalo, Mohammad Fathan Liputo, yang mendampingi langsung para siswa di lokasi, mengungkapkan optimisnya terhadap kesiapan mental dan fisik anak didiknya.

"Persiapan kami sudah dimulai jauh-jauh hari sebelum hari pembukaan ini. Ke-22 siswa yang kami utus hari ini telah dibekali dengan latihan fisik dan materi wawasan kebangsaan yang intensif. Kompetisi di tingkat kota tahun ini sangat kompetitif, namun dengan komposisi 10 putra dan 12 putri yang kami miliki, kami menargetkan hasil maksimal untuk masuk ke dalam formasi utama Paskibraka Kota Gorontalo," jelas Fathan Liputo.

Pelaksanaan seleksi ini menjadi ajang pembuktian bagi para pelajar di Kota Gorontalo untuk menunjukkan dedikasi mereka. Bagi MAN 1 Kota Gorontalo, partisipasi aktif dalam ajang Paskibraka merupakan komitmen tahunan untuk mencetak generasi muda yang memiliki ketangguhan fisik serta kedalaman wawasan kebangsaan yang mumpuni.

Seluruh civitas akademika kini menaruh harapan besar pada pundak ke-22 delegasi tersebut. Hasil seleksi akhir nantinya akan diumumkan secara resmi oleh Badan Kesbangpol setelah seluruh tahapan penilaian akumulatif selesai dilaksanakan pada pekan kedua April mendatang.
</description>
					                </item><item>
						                <title>Dominasi Panggung Nasional, Delegasi MAN 1 Kota Gorontalo Sabet Juara di Universitas Ciputra Makassa</title>
						                <link>https://man1kotagorontalo.sch.id/berita/detail/dominasi-panggung-nasional-delegasi-man-1-kota-gorontalo-sabet-juara-di-universitas-ciputra-makassar</link>
						                <description>MAKASSAR – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Gorontalo kembali mempertegas posisinya sebagai lumbung prestasi di kancah nasional. Melalui persaingan sengit yang berlangsung di Auditorium Universitas Ciputra Makassar pada 28–29 Maret 2026, delegasi madrasah unggulan ini sukses membawa pulang gelar juara 3 pada cabang lomba Master of Ceremony (MC) serta menembus jajaran elit 16 besar nasional pada cabang Debat Bahasa Indonesia.



Dalam ajang bergengsi tersebut, duet Ray Mulya Haluti dan Rika Nazira Khanza Lasena berhasil memukau dewan juri melalui performa olah vokal dan penguasaan panggung yang sangat profesional, hingga akhirnya dinobatkan sebagai terbaik 3. Sementara itu, tim debat yang beranggotakan Naila Nazla Imran, Fatia Amili, dan Anirsa, sukses menunjukkan tajinya sebagai representasi Provinsi Gorontalo dengan menumbangkan berbagai kompetitor dari seluruh Indonesia hingga mencapai babak 16 besar nasional.

Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Karjianto, yang turun langsung mendampingi para siswa di Makassar, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari konsistensi pembinaan minat dan bakat di madrasah.

"Prestasi ini adalah hasil dari persiapan yang matang dan semangat juang yang luar biasa tinggi. Kami melihat langsung bagaimana anak-anak berjuang di podium nasional. Kami berharap raihan ini menjadi motor penggerak motivasi bagi seluruh siswa MAN 1 Kota Gorontalo untuk terus berani mengasah potensi dan tidak gentar berkompetisi di level manapun," ujar Karjianto dengan nada bangga.

Keberhasilan tim debat menembus 16 besar nasional bukanlah perkara mudah. Sebelumnya, mereka harus melewati tahapan seleksi daring yang sangat ketat sebelum akhirnya bertolak ke Makassar untuk babak utama. Ketajaman argumentasi dan kedalaman analisis data menjadi kunci bagi tim delegasi Gorontalo ini dalam menghadapi sekolah-sekolah unggulan lainnya.

Pembina Organisasi Lembaga Eksekutif Debat MAN 1 Kota Gorontalo, Jefri Abdul, yang turut mendampingi teknis perlombaan, menekankan pentingnya jam terbang internasional dan nasional bagi mentalitas siswa.

"Pengalaman berkompetisi di skala nasional seperti ini memberikan pelajaran yang jauh lebih berharga daripada sekadar trofi; ini tentang pembentukan mentalitas juara dan perluasan wawasan. Anak-anak telah membuktikan bahwa mereka mampu bersaing secara intelek dan retorika. Capaian di cabang MC dan posisi 16 besar debat ini adalah fondasi kuat bagi pengembangan organisasi debat kami ke depan," tutur Jefri Abdul.

Kehadiran MAN 1 Kota Gorontalo dalam ajang ini tidak hanya sekadar mengejar kemenangan taktis, melainkan menjadi misi strategis untuk mempromosikan kualitas pendidikan madrasah dari Provinsi Gorontalo di kancah nasional. Hasil positif di Universitas Ciputra Makassar ini menjadi sinyal kuat bahwa madrasah mampu melahirkan talenta muda yang kompetitif di bidang komunikasi dan pemikiran kritis.

Kepulangan delegasi dengan membawa prestasi ini disambut antusias oleh seluruh civitas akademika di Gorontalo. Keberhasilan ini sekaligus menambah deretan panjang portofolio prestasi MAN 1 Kota Gorontalo di awal tahun 2026, memperkuat reputasi lembaga sebagai madrasah mandiri yang berprestasi.
</description>
					                </item><item>
						                <title>Normalisasi Jam Kerja Pasca-Lebaran, Plh. Kepala MAN 1 Kota Gorontalo Hadiri Apel Perdana di Kemenag</title>
						                <link>https://man1kotagorontalo.sch.id/berita/detail/normalisasi-jam-kerja-pascalebaran-plh-kepala-man-1-kota-gorontalo-hadiri-apel-perdana-di-kemenag-ko</link>
						                <description>GORONTALO – Mengakhiri masa libur nasional dan cuti bersama Idulfitri 1447 Hijriah, jajaran pimpinan di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Gorontalo resmi kembali ke rutinitas kerja normal pada Senin (30/03/2026). Momentum kembalinya aktivitas birokrasi ini ditandai dengan pelaksanaan Apel Pagi bersama yang dipusatkan di Halaman Kantor Kemenag Kota Gorontalo.

Dalam agenda strategis tersebut, kehadiran Kepala MAN 1 Kota Gorontalo diwakili langsung oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan yang saat ini menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala Madrasah, Yusuf Bagu. Sesuai surat undangan nomor 475/Kk.30.06/I/HM.00/03/2026 yang ditandatangani Kepala Kantor Kemenag Kota Gorontalo, Misnawaty S. Nuna, seluruh pimpinan satuan pendidikan mulai dari RA hingga MA diwajibkan hadir tepat pukul 07.30 WITA guna mengawali peningkatan disiplin kerja.

Plh. Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Yusuf Bagu, menegaskan bahwa kehadirannya dalam apel ini merupakan bentuk kepatuhan institusi terhadap instruksi pimpinan di tingkat kantor wilayah.

"Sebagai Pelaksana Harian yang mewakili Kepala Madrasah, saya memastikan bahwa MAN 1 Kota Gorontalo hadir dan taat pada instruksi normalisasi jam kerja. Libur panjang telah usai, dan tidak ada alasan bagi pegawai untuk menambah waktu libur tanpa izin yang sah. Kita harus langsung tancap gas memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi masyarakat," tegas Yusuf Bagu di sela-sela kegiatan apel.

Pelaksanaan apel pagi ini menjadi tanda berakhirnya masa istirahat lebaran dan dimulainya normalisasi jam kerja sesuai regulasi. Kehadiran para pimpinan madrasah se-Kota Gorontalo ini bertujuan untuk menyamakan persepsi mengenai target-target kinerja di sisa semester tahun berjalan.

Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Karjianto, memberikan keterangan secara terpisah mengenai koordinasi delegasi madrasah dalam agenda penting ini. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pimpinan dan pelaksana harian dalam menjaga stabilitas organisasi.

"Kepatuhan terhadap jadwal jam kerja pasca-lebaran adalah prioritas utama. Melalui Plh. Kepala Madrasah yang hadir mewakili saya hari ini, MAN 1 Kota Gorontalo menunjukkan komitmennya dalam menjaga integritas birokrasi. Kami ingin memastikan bahwa seluruh layanan di madrasah, baik akademik maupun administrasi, telah berjalan 100% normal sejak pagi hari ini," ujar Karjianto.

Apel perdana yang dihadiri oleh seluruh Kepala Madrasah dan Kepala KUA se-Kota Gorontalo ini juga menjadi ajang silaturahmi formal pertama pasca-Ramadhan. Setelah apel selesai, agenda dilanjutkan dengan koordinasi singkat guna memastikan sinkronisasi program kerja di lingkungan Kementerian Agama.

Dengan kembalinya jam kerja ke posisi normal, seluruh operasional di MAN 1 Kota Gorontalo dipastikan berjalan penuh. Para guru dan tenaga kependidikan telah disiagakan untuk memulai aktivitas bimbingan akademik guna mengejar target kurikulum pasca-jeda Idulfitri.

Kembalinya aktivitas di lingkungan Kemenag Kota Gorontalo ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan produktivitas pegawai. MAN 1 Kota Gorontalo, melalui kepemimpinan yang solid, berkomitmen untuk terus menjaga ritme kerja yang profesional dan disiplin tinggi di hari pertama kerja ini.
</description>
					                </item><item>
						                <title>Awali KBM Pasca-Lebaran, Civitas Akademika MAN 1 Kota Gorontalo Gelar Apel Perdana dan Silaturahmi</title>
						                <link>https://man1kotagorontalo.sch.id/berita/detail/awali-kbm-pascalebaran-civitas-akademika-man-1-kota-gorontalo-gelar-apel-perdana-dan-silaturahmi</link>
						                <description>GORONTALO – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai lingkungan MAN 1 Kota Gorontalo pada Senin pagi (30/03/2026). Seluruh siswa, guru, dan staf administrasi berkumpul di lapangan utama untuk melaksanakan apel perdana usai menjalani masa libur panjang Ramadan dan Idulfitri 1447 H.



Apel perdana ini menjadi momentum penting bagi madrasah untuk mengonsolidasikan kembali kedisiplinan siswa sekaligus menandai dimulainya kembali Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara efektif. Mengakhiri rangkaian apel, seluruh civitas akademika melakukan tradisi bersalam-salaman sebagai simbol saling memaafkan dan mempererat tali silaturahmi.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan yang saat ini menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala Madrasah, Yusuf Bagu, bertindak langsung sebagai pembina apel. Dalam arahannya, ia menyampaikan ucapan selamat hari raya serta penegasan terkait aturan kehadiran siswa.

"Atas nama pimpinan, kami mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh keluarga besar MAN 1 Kota Gorontalo. Namun, perlu saya tegaskan bahwa mulai hari ini KBM telah aktif kembali sepenuhnya. Tidak ada alasan bagi siswa untuk menambah waktu libur secara mandiri. Kedisiplinan adalah kunci awal untuk mengejar ketertinggalan materi pasca-libur panjang," tegas Yusuf Bagu di hadapan ratusan siswa.

Penegasan Yusuf Bagu tersebut merespons tren umum di mana sering terjadi penurunan tingkat kehadiran siswa tepat setelah masa liburan. Pihak madrasah telah menyiagakan tim kedisiplinan untuk memantau kehadiran di setiap kelas guna memastikan proses transisi dari masa libur ke rutinitas akademik berjalan tanpa hambatan.



Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Karjianto, yang turut memberikan keterangan secara terpisah, mengapresiasi semangat para siswa yang telah hadir tepat waktu di hari pertama sekolah. Ia menilai momentum Idulfitri harus menjadi energi baru bagi siswa dalam menghadapi agenda-agenda pendidikan ke depan.

"Semangat Idulfitri yang fitri harus kita bawa ke dalam ruang kelas dalam bentuk semangat belajar yang baru. Saya sangat mengapresiasi kehadiran seluruh civitas yang disiplin mengikuti apel pagi ini. Kami berharap momentum silaturahmi tadi menjadi lem perekat bagi seluruh elemen madrasah untuk bekerja sama mencapai target-target prestasi yang telah kita canangkan di sisa semester ini," ujar Karjianto.

Setelah rangkaian apel dan bersalam-salaman selesai, para siswa langsung diarahkan menuju ruang kelas masing-masing untuk memulai pelajaran jam pertama. Pihak kurikulum memastikan bahwa jadwal pelajaran telah disesuaikan agar para siswa dapat kembali beradaptasi dengan ritme belajar secara bertahap namun tetap terukur.

Kehadiran signifikan para siswa di hari pertama ini menunjukkan tingkat kesadaran yang tinggi akan pentingnya waktu belajar, sekaligus mempertegas komitmen MAN 1 Kota Gorontalo sebagai madrasah unggulan yang menjunjung tinggi kedisiplinan dan nilai-nilai religius. Dengan terlaksananya apel perdana dan silaturahmi ini, seluruh aktivitas operasional di MAN 1 Kota Gorontalo dipastikan kembali berjalan normal. Fokus madrasah selanjutnya adalah mempersiapkan siswa untuk menghadapi berbagai evaluasi akademik dan kegiatan ekstrakurikuler yang sempat tertunda selama masa Ramadan.
</description>
					                </item></channel>
  	</rss>